15. M A C E T

Ada kalanya seorang penyair tak dapat menulis puisi karena binatang bernama inspirasi, mood, ilham, wangsit, atau apalah namanya, tak juga datang. Sepertinya ada dinding batu yang tebal dingin menghalangi pandangan batin kepenyairannya, sementara tangannya terbelenggu rantai baja yang menghalanginya untuk menulis di kertas atau mengetik di papan tuts komputer.

Ada yang bilang, mungkin itu saat engkau istirahat, penyairku. Berhenti menulis, dan lebih banyak meluangkan waktu untuk membaca-baca buku-buku bagus, sajak-sajak penyair terkenal, jalan-jalan, atau berolah raga. Semacam mendinginkan dan memeriksa mesin sambil mengisi bahan bakar.

Atau, bila memang begitu menyebalkan keadaan itu, cobalah beberapa trik untuk membangkitkan kembali mesin puisimu. Misalnya dengan menutup mata sejenak, konsentrasi, lalu tangkap kata pertama yang melintas di pikiranmu. Selanjutnya, buat puisi dengan judul, atau tentang, kata tersebut. Tips untuk merangsang kembali kreativitas dan gairah menulis ada banyak ditulis di buku-buku tentang creative writing.

Ah, penyairku, lagian mengapa pula kau merasa harus menulis puisi?

Reply