24. PUISI LAMA: Sebuah Rekreasi

Bagaimana kalau sesekali kita bermain dengan pantun, syair, gurindam, soneta, haiku, macapat, dan lain-lain bentuk puisi lama? Memang agak terdengar aneh, pada saat puisi Indonesia begitu semarak dengan puisi-puisi bebas kita malah diingatkan pada bentuk-bentuk terikat puisi lama. Tunggu dulu, ada juga manfaatnya.

Seperti pernah disinggung pada bahasan sebelumnya, rumus-rumus persajakan puisi-puisi lama itu akan menjadi latihan yang bagus untuk mengasah kepekaan pada ritme, nada, bunyi akhir, alun pengucapan, dan banyak hal lagi. Anggap saja sedang jalan-jalan rekreasi ke masa silam, sebuah museum, atau seperti membuka sebuah buku sihir kuna yang tebal berdebu.

Siapa tahu, sajak-sajak terikat tersebut justru menyimpan misterinya sendiri. Lihatlah bagaimana justru ketika aturan penulisan sajak begitu ketat, si penulis (pujangga) mampu melahirkan kitab-kitab yang abadi.

Sebuah rekreasi yang layak dicoba, bukan?

secangkir kopi tanpa gula
diaduk tidak dingin pun jadi
datanglah berkunjung sekali masa
ke tanah leluhur jiwa puisi

Reply