sajak geologi

katakanlah, tubuh ini adalah tanah merah di lapis bumi. abstraksi cinta. serupa bebatu bersujud pada kehendak dirinya. penyair mengeluh kehilangan kekasih. aku tersedu oleh hati rengkah karena musim. mengerak retak lalu lebur. debu mengendap. sedimen keinginan tak sampai. berlapis-lapis menutup panas magma. katakanlah, kusaksikan gunung dan kawah-kawah kecil meletup-letupkan hawa. belerang hasrat. di puncaknya tergenang belik mata air. tenang. tempatku dimandikan kelak. setelah runtuh kerak kulit bumi. dalam dadaku. ada puisi. dan penyair masih tergopoh-gopoh membaca dirinya. sendiri.

Reply