Sekepul Puisi Pagi Ini

sekepul puisi pagi ini adalah air mata ibu adalah keringat berpeluh menetes di ubun-ubun adalah embun menjelma darinya adalah hantaman kening di tikar sujud malamku

sekepul nasi pagi ini adalah tawa kanak-kanak adalah kebahagiaan sebentar tanpa akhir dan mula adalah wangi uap nafas birahi adalah geliat pena menulis puisi

sekepul nasi pagi ini adalah pancuran air padasan membasuh kepalaku awal hari adalah hangat doa kekasih menjelang tidurnya adalah surat cinta ibunda terjanjikan datang

sekepul nasi pagi ini adalah pencahar nestapa adalah penghapus sajak-sajak balada penyair adalah kentongan titir bertalu membangunkan empat penjuru indra adalah puisi yang menguap merasuk hidung lalu melumpuhkan otakku

(penyair pingsan dalam senyuman)

Reply