59. Berba(ha)sa-basi dengan Puisi

PENYAIRKU tersayang, bertemu dengan puisi seperti bertemu lawan jenis dari varitas unggul yang membuatmu berdebar-debar.

Saat-saat awal engkau akan berbasa-basi dengan santun dan kecantikan budi bahasa. Berikutnya engkau akan mulai berbincang-bincang membahas hal-hal secara lebih mendalam. Sesekali basa-basi terlupa, lalu engkau saling bermaafan dengan indah dan sopan.

Jika engkau sudah begitu terpaut cinta dan pengenalan yang semakin mendalam, basa-basi itu pun akan terdengar sebagai bahasa basi yang mulai membosankan, kosong dan tak perlu.

Saat itulah, Puisi dan Kau akan berbincang-bincang dengan satu bahasa saja: kejujuran hati!

Reply