JALAN MENDAKI

Kepada TS PINANG

1.

sejak lama memang akupun merasa kelengangan ini

tanahair padang kuburan — lengang hingga angkasa

lirikan tak ada apalagi tegur sapa

papasan kita papasan bangkai berseliweran

percaya pada gerak matahari keabadian tunggal

mengapa mesti ragu menyusur alur ini kemestian

malam toh akan tiba di ujungnya puisi tertinggal menyimpan mimpi

yang tak lapuk tak lekang dipanggang terik dingin sunyi

2.

kusimpulkan kalau tak sanggup bermimpi

tak sanggup sunyi tak usah menulis puisi

teriakkan! pasang di tembok-tembok sejuta slogan

keraguan pun terbius tanya hanya busa

jiwa-jiwa membangkai

3.

bagiku yang terhampar adalah pendakian tanpa puncak

jalan pun tanpa ujung tak pernah memandak

di mana aku mengulang-ngulang kekalahan

mengulang-ngulang pendakian hingga malam

dan di sinilah lalu janji pasti itu kudapatkan

maka penyerahan kutolak, keusangan sampah kucampak

JJ. Kusni

————

Paris 2003

Reply