67. Tentang Sayembara Puisi

PENYAIRKU sayang, tentu saja mengikuti sebuah sayembara sangat menantang dan menarik, apalagi kalau sampai memenanginya. Ada suatu ketika dalam perjalanan kepenyairan, pengakuan begitu terasa penting dan berarti. Semacam reward atas kerja keras selama ini, seolah-olah kerja kepenyairan adalah sebuah proses untuk mengejar target: nama besar.

Tak salah dan asyik-asyik saja. Namun, ada pula saatnya ketika pengakuan terasa sangat sepele dan remeh, bahkan polutif terhadap kemurnian niat kita menulis syair. Apalagi ketika tema puisi telah ditentukan, seperti pelukis potret yang mendapat pesanan. Serasa ada yang salah ketika memaksa diri menulis syair tentang suatu tema yang ditentukan, meski godaan hadiahnya menggiurkan entah berupa uang atau publisitas.

Maka ijinkalah puisi pulang kepada niatnya semula. Dari sana kau akan tahu seberapa kuat sayembara itu memanggil sajak-sajakmu.

Reply