70. Adakah PUISI di Luar Sajak

ADAKAH Puisi di luar sajak? Apakah ketika sajak-sajak tak dapat (atau menolak?) dituliskan, seorang penyair lantas kehilangan kepenyairannya?

Penyair mungilku tersayang, tak perlu merasa bersalah ketika sajak-sajakmu seperti bersembunyi dari mata batinmu. Percayalah ia hanya terendap dalam tempayan jiwamu untuk suatu ketika bergolak memberontak kembali minta didedahkan lewat lidah kata-kata.

Memang, jika kepenyairan hanya diukur dari sajak-sajak saja, maka engkau telah menanggalkan baju kepenyairanmu. Akan tetapi jika menjadi penyair hanya diukur dari seringnya sajak-sajakmu hadir, maka tak ada artinya kepenyairan yang semacam itu. Karena, Penyairku sayang, Puisi hadir tidak hanya dalam sajak.

Bahkan lebih sering, Puisi betebaran di mana-mana, dalam setiap ruang dalam hidupmu, di luar sajak sekalipun.

Reply