Tersebab Ayat-ayat Mereka

sebab ayat-ayat yang mereka tuliskan adalah syair-syair dedaunan di peralihan musim. dan kuntum-kuntum embun yang netas di pangkuan subuh. merekah jadi cahaya

sebab ayat-ayat yang mereka tuliskan adalah sabda cinta sebutir kerikil. gemerisik di limbang riak air, pesisir tasik yang gelisah menghilir di dada penyair

sebab ayat-ayat yang mereka tuliskan adalah wajah-wajah dalam bayang. dan baju-baju usang yang berjamur oleh keringat tak sempat kering, bernoda noktah darah dari celah mata yang marah

sebab ayat-ayat yang mereka tuliskan adalah dada-dada yang bengkah, rengkah oleh belulang iga yang patah. hingga lahir perempuan dalam kisah atau fiksi lelaki yang babar dari sebongkah tanah

sebab ayat-ayat yang mereka tuliskan adalah guratan usia di kulit pepohonan dan geliat kecambah di ladang-ladang kapur. atau kembang jati yang gugur di musim uzur

sebab ayat-ayat yang mereka tuliskan telah mengusir ribuan malaikat penjaga kitab-kitab hingga batu-batu pun kehilangan derap. di kemarau sungsang begini, dengan batu mereka lemparkan kata-kata. hingga bara.

Reply