84. Bila Gagal Menikmati Sebuah Sajak

APA yang akan kau lakukan saat sebuah sajak menolakmu, tampak begitu gulita sehingga kau rabun membaca nikmatnya? Apa kira-kira yang sedang terjadi dalam kasus begini?

  1. Mungkin sajak itu memang gelap dan hanya dimaukan untuk sesaji bagi mereka yang mampu melihat dalam gulita.
  2. Mungkin sajak itu tak gelap tapi kaca matamu belum pas ukuran lensanya.
  3. Mungkin sajak itu cukup terang dan jelas kaubaca tapi kau tak mengenali kata-katanya.
  4. Mungkin sajak itu menolak kau nikmati karena selera inginmu telah memasang terali baginya.

Penyairku, maka yang perlu kau lakukan barangkali cukup berdoa agar puisi mau bermurah hati merengkuhmu dalam tudung sayapnya. Atau, bersabarlah agar waktu mau mengajarimu mantra penjinak sajak.

3 Replies

  1. yesivibrator Reply

    Mas teguh, questionnya si Doel biar gw yang jawabin;
    Kepada Doel, mendingan lo jual nasi goreng aja ato jadi germo, huahahahahaha…huhuhuh..hik.

  2. rea Reply

    SaNGAT BAGuS Sekali DaN SaNGaT BAGuS Di BACa HEhehehehe

    TP: jaNGAN SerEm2 YAHh Ak NAnTi TAkUT

    NaNti AK GAk Isa TiDuR NIcH………..
    Ak JuGA GAk iSA MAkAn ITU kaRENA CERitA
    YANG ak BeNCI NIch……….
    Nah SekaRANG AK MAu UdaHaN YAh da dUklu yaH…………………….
    ………

    salaMYAh
    DADADA

  3. doel Reply

    Mas Teguh,apa jadinya kalau sebuah puisi yg terbuat namun tiba tiba kita tidak pede membacanya lagi,apalagi menyuruh orang membacanya…..padahal saat menulisnya kita yakin itu yg ingin ditulis….
    apa sih mantera penjinak sajakmu?

Reply