Amsal Selembar Gorden

tak ada yang kutabir
dari jendelamu yang setia
melukis grafir hujan di kaca

hanya sejuntai tirai
agar tak kuyup oleh tempias:
rambutmu di mana kutabung badai

sesekali mungkin basah
oleh tritis gerimis
atau rembesan tangis

begitulah, dari intai musim
kita berlindung di selembar gorden

Dimuat di Jurnal Nasional, Edisi No.029, Minggu III Agustus 2007

Reply