Amsal Subuh

seorang penyair melukis
sebuah subuh yang gaduh

seperti jam meja
tak kunjung tamat menghitung detaknya

sedangkan hari yang pecah dini
tak lagi embunkan sunyi

subuh pun yatim
dan malam menyapihnya sendiri

Dimuat di Jurnal Nasional, Edisi No.029, Minggu III Agustus 2007

Reply