98. Produktivitas versus Kreativitas

TAK jarang hasrat bersyair begitu dahsyatnya menggebu. Sedetik rasanya terlalu lama untuk menunggu kelahiran sebuah sajak baru. Apapun bisa dan harus menjadi sebuah puisi. Lalu lahirlah sajak demi sajak demi sajak demi sajak.

Hati-hatilah, sebab produktivitas yang menggebu bisa berbalik menjadi ancaman bagi kreativitasmu. Pertandanya ialah jika kau berhenti sejenak untuk membaca kembali sajak-sajakmu lalu kau temukan tema sama yang berulang-ulang, idiom sama yang berulang-ulang, bahkan kata-kata sama yang berulang-ulang. Seolah-olah, puisi menjadi begitu refleks dan instan, seperti pesulap yang bisa menciptakan benda-benda secara tiba-tiba.

Berhenti sejenak, hela nafas agak panjang. Baca kembali sajak-sajakmu, temukan ulangan-ulangan yang terasa mulai jenuh. Hindari menulis sajak-sajak, tema-tema, idiom-idiom, kata-kata yang sama. Cobalah meracik resep yang baru, yang belum pernah kau ramu. Inilah yang dimaksud kerja kreatif itu: berkreasi.

Reply