Untuk Perempuan yang Berulang Tahun

musim basah lagi
dan ladang kian gembur oleh usia
hari-hari yang begitu saja pergi
ada yang tercatat, ada yang terlupa

perempuan,
ajari aku membaca
ladang yang penuh batu

sebab aku
petani yang rapuh
tergerus waktu

tapi sejenak, malam menghangat
saat kita merayakan makan bersama
lalu kita akan menghitung
malam demi malam
setelahnya

Reply