103. Tergesa*

SEORANG calon penyair mendaki gunung, ingin belajar ilmu puisi pada seorang guru puisi paripurna.

“Guru, berapa lama saya bisa menjadi seorang penyair?”
“Jika kau belajar giat, barangkali sepuluh tahun lagi.”
“Jika saya belajar dua kali lebih giat, berapa lama, o Guru?”
“Tiga puluh tahun lagi.”
“Aduh, mana bisa begitu, Guru? Saya ingin segera menjadi penyair. Saya akan belajar sangat keras biar bisa menjadi penyair dalam waktu sesingkat-singkatnya!”
“Hmm… kalau begitu, engkau perlu tujuhpuluh tahun!”

Mereka yang terburu-buru mengharapkan hasil, pada akhirnya cenderung tak mendapatkan apapun.

_________
* Diadaptasi dari sebuah kisah Zen.

1 Reply

  1. windry Reply

    haaa … terima kasih sudah diingatkan mas … :p baiklah mari berproses dengan benar

Reply