Demam Ini Bisa Membunuh

demam ini bisa membunuh seperti rasa yang mati pelan-pelan, puisi yang pergi diam-diam. keringat yang dingin bertarung dengan bara. mati-matian. memeras getah gelisah dari didih darah, memerah kuah kenangan serentang masa, yang bisa manis atau masam serupa sup panas atau jus buah. demam ini bisa membunuh, seperti cinta yang kambuh, air mata yang asam oleh ragi waktu dan garam keluh. seperti kambium yang lepuh, denyar lendir yang gemuruh. sesuatu sedang tumbuh. mungkin janin kenangan, atau tubuh yang bertahan angkuh.

dalam gregas gigil yang kutahan tanpa hasil, kupertaruhkan nasib di segayung air. kubasuh meriang dari puncak kepala, kugosok setiap ceruk dan lembah. juga karang yang bersikukuh dengan dirinya sendiri. kusikat setiap rajah dan guna-guna, agar rontok bersama uban dan tahi mata. demam ini bisa membunuh, seperti harimau dalam mimpi buruk masa kecil, mengintai sepanjang waktu. tak jenuh-jenuh.

Reply