Atap

kami ingin menanam sayur-mayur di atap, memaksa musim basah agar menetap. kami takut kekeringan sebagai kami takut pada ular kakap. kami ingin pula menanam hati kami di atap, agar di bawah naungnya tidur kami lebih lelap. percayalah, jika kami dapat menanam yang paling penting bagi hidup kami, sayur-mayur dan hati, hidup kami akan terasa lengkap.

di atap itu, kami ingin berkebun wortel dan gambas. wortel agar rumah kami lebih awas mengawasi tingkah adat kami setiap hari, dan gambas sebab di dalam biji-bijinya mantra nenek kami dirajahkan suatu masa. kami ingin rumah kami beratap kuat dan bijak, agar kami tak perlu mendongak setiap saat bercemas ada genting yang retak terinjak. mungkin atap kami harus tinggi, agar kami tak perlu lagi meninggi-ninggikan hati.

1 Reply

  1. andi t Reply

    tapi kalo matanya buta, masihkah wortel bermanfaat? hehehehehe. maknyus pokoke….

Reply