Lounge

silakan duduk, selamat datang di rumah kami. di sinilah kami bersarang, mengerami telur-telur kami dan menipu musim dengan kehangatan dari tungku pemanas di dada kami. sebentar lagi kami akan rebuskan air, menyeduh kopi dan sedikit fiksi tentang tuhan yang disekutukan. jangan kaget, di negeri kami tuhan mudah dibeli dan dikemas dalam jubah api. rakyat kami jarang membaca, jadi tak mudah bagi kami memahami. ah, sebentar lagi air mendidih, siap untuk secangkir puisi, atau kopi. mana yang anda sukai?

silakan duduk, maaf kami kurang sopan berbasa-basi. kami memang pendiam, suka memendam semua dalam hati. ah, kami hanya tak suka membuang-buang energi. biarlah amarah kami, jadi pembakar tungku di dada sendiri. panasnya cukup untuk merebus air tiap pagi, dan bisa sekejap saja siap untuk secangkir kopi, atau puisi.

silakan duduk. maaf, hari ini kami tak nyalakan televisi. kami hanya punya bacaan barang sedikit. brosur panel penangkap sinar mentari, atau ini, tabloid khusus paranormal, cocok untuk melarikan diri dari berita-berita agitasi. silakan minum. maaf kalau tak manis, gula kami tiba-tiba menjadi pahit oleh sabda para ulama malam kemarin di televisi. sudah dengarkah anda? para ulama itu membuat ustadz kami menangis, dan musala kami bergoyang.

silakan duduk, apa kabar anda hari ini?

1 Reply

  1. andi Reply

    saya cuma nonton champions, jadi belum dengar tuh beritanya… tapi kabar saya baik2 aja.. cuma sedikit bingung waktu jalan ke sini… hehehehe… ini ahmad ya?

Reply