Lari

sesekali langkah kami mesti kencang. lari dikejar-kejar, lari mengejar-ngejar. sesekali nafas kami mesti tersengal mengejar putaran kaki kiri-kanan. kadang terkejar, kadang tertinggal. kami lari terburu-buru, memburu, diburu.

diburu hantu dalam dunia kami yang sempit dan gelap itu. kami terus berlari, tapi tak pedih tak perih. tapi tak sedih tak jerih. kami berlari secara berani, walau kadang takut tak dapat yang kami cari. kami ngerti, mencari tak boleh buru-buru, tak boleh lari-lari. mencari mesti teliti, tapi waktu kami sedikit. waktu tak mau menunggu. waktu terus berlari. ada yang memasang stopwatch di gelang kaki kami.

setiap kali berlari, kami lupa saat berhenti.

Reply