Rindang

kami mengeramas rambut kami biar subur dan rindang. memang, kadang-kadang kepala kami gundul dan gersang, tapi kami tetap memupuknya dengan sampo rempah dan rimpang, agar akar rambut kami tetap kuat dan tunjang. kami ingin rambut kami subur dan rindang, agar kepala kami teduh dan tenang. dan seperti Sidharta yang mencapai Buddha, begitulah kami ingin kepala kami menjadi seterang siang.

sering kami kehilangan dedaun rambut kami, rontok oleh musim, berubah warna oleh musim, meranggas oleh musim. lalu musim yang lain kepala kami berbunga, berbuah, beranting-ranting. kami ingin rambut kami tetap rindang, walau helai-helainya pudar kelabu. tetap memanjang menggelung. menjelma mega, seperti mendung. kami tahu angin dan burung suka segala yang rindang untuk bersarang; serindang slogan-slogan, serindang janji-janji, serindang gosip-gosip, serindang bibir mereka.

serindang sajak-sajak, serindang syair-syair tembang, serindang dendang gambang, serindang kata-kata yang bertelur di ketiak kami.

Reply