Kopi Instan

sari biji kopi di cangkir gerabah ini mudah larut oleh air panas dari ketel kami. seperti itulah ekstrak hati mudah larut oleh air panas dari mata kami. seperti kata-kata dalam puisi luruh oleh berita sehari-hari, seperti itulah kami menjinakkan gelisah jantung dengan uap secangkir kopi.

di negeri kami yang pagi, anginnya mudah berubah. batu-batu menyublim ke udara, hati-hati meleleh ke mata-mata, debu mengembun di mana-mana sedangkan dedaunan beruban berjatuhan pula. tetapi rasa kopi kami tetap. manis dalam pahit, senikmat pedihnya pelukan kekasih dini hari. seperti keahlian kami kian tajam menyeduh kopi instan, kian kami mencandu air panas dari mata kami, melarutkan ekstrak hati kami dalam cangkir gerabah. minuman hangat cepat saji, mengusir embun kabut kami setiap pagi.

Reply