Mencuci Piring

dapur kami tak punya sink, kami mencuci di ember, di baskom, di kepala, di dalam dada. kami mencuci, membilas, menggosok, menyabun piring-piring bekas makan kami, cangkir-cangkir bekas kopi kami, panci-panci bekas kami merebus hati, wajan bekas kami menggoreng angan-angan. subuh kami dingin sekali, kemarau ini menggigilkan belulang kami, membekukan sabuncuci kami. kami menggosok piring dengan spons sabut dan kata-kata, kami menggosok cinta kami dengan belai rambut dan kerling mata.

kami sering berdebat dengan sisa lemak di piring di wajan di panci. juga sisa lemak yang menggumpal di perut di paha di pantat kami. dan seperti soda sabun yang mengangkat lemak di piring di wajan di panci, doa subuh kami meruwat onak duri di kaki di otak di telapak hati.

Reply