Par Excellence

kami kolibri. jutaan kepak sayap kami yang kilat, membuat kami terdiam dalam ambang. kami rajawali. dan paruh dan cakar kami yang pisau menyayat mencabik ketinggian angkasa, kehampaan akasha. kami pipit. mengumpil bebijian di ladang-ladang, mengumpan nutfah di basah tanah. kami bangau. bertengger di puncak tertinggi pohon bodhi di halaman kampus, menjelajah sejauh musim menguningkan sawah-sawah. kami bulbul. memadamkan bara neraka di dada kiri, menyanyikan puisi pada singgasana brahma. kami perkutut. membawa firman tuhan di sangkar-sangkar tergantung di tritisan rumah jawa, mengidungkan kung yang agung. kami merpati. berlari di pacuan langit, memetakan jejak pergi dan pulang lagi. kami kepodang. berhias warna yang kian hilang dari ingatan. kami camar. memeluk lingkar dunia melipat tikar benua dalam hijrah yang jauh lagi melelahkan. kami walet. melayang-layang di loteng-loteng loji dan rumah tua, meliurkan sabda, amulet mantra-mantra tua, ludah kering kisah-kisah tua. kami kanari. semungil bait-bait haiku berdada kuning, semerdu pantun-pantun bersayap lembut, selincah teka-teki di kidung pocung. kami phoenix. menyala sepanjang cerita, sepanjang doa-doa, membakar surga!

2 Replies

  1. TS Pinang Reply

    silakan dan terima kasih.

Reply