119. Lima Langkah Sederhana Menjadi Penulis

  1. Pertama-tama, menulislah karena cinta. Berikutnya baru menulis untuk tujuan yang lain, entah untuk bersenang-senang belaka, mencari nafkah atau ketenaran, memengaruhi orang, atau apapun. Ketika tujuan-tujuan yang lain itu gagal atau tak tercapai, minimal kau tidak berhenti menulis karena masih ada kecintaan.
  2. Menjadi dikenal adalah bagian dari proses, bukan tujuan menulis. Mengirim karya ke media, syukur jika dimuat (dan dapat honor sebagai bonus), adalah proses untuk menguji karya itu sendiri secara nyata, bukan sekedar menguji dengan pendapat kawan sendiri. Sekali lagi, ini adalah bagian dari proses kreatif, bukan tujuan.
  3. Karena kau menulis sebab cinta, sampai di manapun kau tak akan mudah lena oleh pencapaian-pencapaianmu sendiri. Sebab kau tahu sedari awal, itu semua bukanlah tujuanmu menulis.
  4. Tujuanmu menulis semestinya adalah untuk memuliakan kemanusiaanmu, menjadikanmu lebih bersyukur dan berbahagia dengan hidupmu. Dan tujuan itu hanya tercapai jika kau tenagai tulisanmu dengan kecintaan, bukan dengan beban tujuan-tujuan jangka pendek yang hanya untuk memuaskan ego saja.
  5. Bersyukurlah kau tidak buta aksara. Ujudkan rasa syukurmu itu dengan memelihara kesukaanmu pada bahasa, salah satunya dengan menulis. Jika kau memang memutuskan untuk menulis, bacalah kembali pernyataan nomor 1 di atas.

8 Replies

  1. dody kristianto Reply

    Mas Teguh memang memiliki pendirian dalam berproses, ini yang saya sangat suka. tak risau meski tak terpantau media

  2. dea Reply

    bagaimana sich…caranya buat nulis puisi yang seru?urutannya dari yang mana sich?

  3. bali adventure tour Reply

    ia mas setuju semua mesti di landasi dengan cinta akan menghasilkan karya yang indah

  4. Alkifah Reply

    Aku pengen bisa menulis Mas…
    Sering coba… Tapi tulisannya masih kaku dan tidak mengalir. Mohon bimbingannya. Tq.

  5. Huldi Amal Reply

    Bang Teguh, gimana kalau tulisan2 itu dimulai karena cinta pada seseorang? Dan ketika cinta itu tak berbalas, saya tetap ingin menulis apa pun tentang nya dan apa saja….tak salahkah memulai semuanya karena cinta yang tak berbalas itu? menulis puisi utamanya. Maaf, pertanyaan yang kanakkanak ini….kikikikik. salam hormatku dari kejauhan….

  6. benz Reply

    gaya ngomongnya ganti, om. hehehe..

  7. teguh sarwono Reply

    Yes Mas Teguh…setuju sekali. Segala sesuatu kalau tidak dilandasi cinta memang bikin susah…termasuk nulis komentar ini, juga karena cinta lho…

Reply