Umbu

: Umbu Landu Paranggi

kita tak saling kenal muka, hanya kudengar namamu sering disebut, dibisikkan oleh batu-batu tempat kau sembunyikan mantra dan doa. kita tak saling kenal, hanya kadang kudengar degup jantungmu digunjingkan dalam sajak-sajak anak-anakmu, bersapa dengan degup jantungku. kita tak saling kenal muka, tapi kita sering bersapa dalam bahasa batu-batu, tanpa kita tahu. bahasa yang kita sama-sama pahami bukan dari buku tatabahasa dan kitab-kitab. bahasa yang sama-sama kita mengerti dari panas matahari yang terperam ribuan tahun, seperti tuak tua dalam desau daun nyiur.

Umbu, tak ada malam yang mampu menaklukkanmu. begitu kata sebutir batu yang tua berlumut dalam jantungku.

Please follow and like us:

Reply