Uban

helai-helaian rambut kami memutih layu seperti daun yang tua menguning lalu gugur terembus angin. uban kami tak gugur, tetap bertahan akarnya di ladang kepala kami yang terlalu sering kemarau, terlalu sering terbakar amarah yang terperam diam-diam.

helai-helaian rambut kami memutih mengabu, pudar kegagahannya yang legam tinggal lembar yang lunglai macam cerita tua yang lelah dibaca berulang kali selesai. entah apakah uban kami ini ada mencatat jejak-jejak usia yang berkali-kali terpangkas tumbuh terpangkas lalu tumbuh lagi serupa cakram magnetik terajam data terhapus lalu berkali lagi didera hantaman bertera-tera bit racau digital dalam gawai elektronik kami.

diam-diam kami mencoba meretas segel purba di relung rambut uban kami itu, mencoba menemukan kode rahasia. siapa tahu di sana ada formula menghitamkan lagi putih kelabu uban di kepala kami tanpa menyapukan pigmen buatan selepas mandi.

PB243055-cropped

Reply