Category: E S A I


Menuju Puisi Setajam Daun Ilalang, Sejernih Mata Hati*

Di Matamu yang Ilalang Sajak Ghe di matamu yang ilalang kutemukan angin yang rinai. ingin kurebah diatasnya. kan kuriap rumput yang berkelindan di dada. dan telentang menatap rekata. menanti hujan bintang. di matamu yang ilalang. Sejujurnya saya sangat menyukai judul sajak di atas. Judul ini begitu kuat mengesan dalam benak saya bahkan sebelum saya membaca […]

Continue Reading

Membaca Puisi di Gerbong Kereta Api*

Selain ritus berangkat dan datang, pergi dan kembali, menuju dan pulang, apakah yang dapat dikatakan oleh serangkai kereta? Apakah yang tetap tinggal ketika sebuah stasiun dilepas di belakang demi stasiun tujuan yang belum lagi dicapai? Stasiun keberangkatan dan tujuan adalah dua titik utama sebuah perjalanan berkereta api. Dua ujung sebuah garis dari-menuju. Lalu di antara […]

Continue Reading

Di Lengkung Alis Mata(mu) Ada Puisi Bagimu

Untuk kumpulan sajak Johannes Gie alias Yo yang bermerek Di Lengkung Alis Matamu ini, ijinkan saya menanggapinya bukan sebagai dokter, apalagi dokter spesialis kandungan ataupun dokter bedah. Jika kumpulan puisi ini adalah seorang pesakit, biarlah saya menempatkan diri saya sebagai seorang kerabat yang menjenguk, alih-alih dokter yang memeriksa. Jika kumpulan puisi ini adalah seorang pesakitan, […]

Continue Reading

Hal Diksi dalam Puisi

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, diksi berarti “pilihan kata yang tepat dan selaras (dalam penggunaannya) untuk mengungkapkan gagasan sehingga diperoleh efek tertentu (seperti yang diharapkan)”. Seorang pengarang pastilah akrab dengan hal ini, lebih-lebih seorang pengarang puisi atau penyair. Puisi menuntut seorang penyair untuk dapat mengungkapkan gagasan kreatifnya secara ringkas namun berdaya guna menghasilkan efek tertentu […]

Continue Reading

‘Ngeng’ dan Proses Kreatif Seni

Di sebuah jurnal seni pertunjukan yang terbit di Yogyakarta (Maryanto, Gunawan, ‘Berkunjung ke Kaki Gunung’, jurnal Lebur, edisi 4 Januari 2006) tak sengaja saya temukan sebuah laporan wawancara dengan seorang pelaku seni di komunitas Padepokan Tjipta Boedaja Tutup Ngisor, sebuah komunitas seni budaya berbasis seni tari dan wayang orang. Dalam tulisan itu ada dikutip ‘ajaran’ […]

Continue Reading

Menyoal Komunitas Sastra
(Surat Terbuka untuk Anita Retno Lestari)

Saudara Anita yang baik, membaca tulisan Anda “Revitalisasi Komunitas Sastra, Perlukah?” (KR Minggu, 30 Juli 2006) saya jadi terusik oleh beberapa pertanyaan. Begitu krusialkah masalah komunitas sastra ini sehingga seolah-olah keberadaan komunitas sastra adalah sebuah keniscayaan baik bagi perkembangan kesastraan di negeri ini maupun bagi perkembangan seorang penulis (baca: sastrawan) pemula yang sedang menapaki jalan […]

Continue Reading

Indonesian Literary Works on the Net*)

By TS Pinang and Vincent TA Nugroho**) Literature is written works such as fiction, poetry, drama, and criticism that are recognized as having important or permanent artistic value. Not only does literature have important artistic value, it also plays a role as a catharsis of intellectual restlessness. Literature channels creative energy so that people without […]

Continue Reading