Category: TRIBUTE


Puisi Pagar Kenyataan

Catatan: Tulisan sederhana ini dimuat di Jurnal Bogor, edisi Minggu 06 September 2009 KAMI tahu kami makhluk yang kekal. kami hanya lupa di mana menaruh kunci pagar. Demikian pernyataan TS Pinang—sebagai manusia dengan segala kemanusiaannya—dalam sajak Kekal (h. 51). Jika Chairil Anwar menyebut dirinya sebagai “binatang jalang” yang ingin hidup seribu tahun lagi, maka TS […]

Continue Reading

Tukang Kunci Rahasia

: ts pinang selepas malam akan kubukakan sebuah rahasia kepadamu rahasia jantung pisang yang telah ditebang sehari yang lalu (jantung pisang yang kini akan digulai, lengkap dengan segala rempah) jantung pisang itu berdebar-debar saat lepas dari tandannya, ia mulai menggemakan lagu angin, lagu angin ia mulai menggaungkan tarian daun, tarian daun. dan ia mulai tingkah-meningkahi […]

Continue Reading

Membaca TSP: Kami, Kunci, dan Ia yang Tersembunyi

Ulasan Pringadi Abdi Surya Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dari suatu saripati (berasal) dari tanah. Kemudian Kami jadikan saripati itu air mani (yang disimpan) dalam tempat yang kokoh (rahim). Kemudian air mani itu Kami jadikan segumpal darah, lalu segumpal darah itu Kami jadikan tulang-belulang, lalu tulang-belulang itu Kami bungkus dengan daging. Kemudian kami jadikan […]

Continue Reading

Menduga Sebentuk Kunci, Mendepa Sepanjang Puisi

Kunci dan Pintu Ke Mana Saja Dalam komik Doraemon dikenal sebuah benda yang bisa membawa Doraemon, kucing robotik dari masa depan, Nobita, dan teman-temannya seperti Suneo, Giant, serta Sizuka untuk bisa bepergian ke mana pun mereka mau. Benda itu disebut sebagai Pintu Ke Mana Saja. Lewat pintu itu, para pembaca dibawa oleh Fujiko F. Fujio […]

Continue Reading

TS Pinang: Bayi yang Bijak

Embrio, sebuah Kunci Karena yang saya pegang ini adalah sebuah buku, maka saya akan berangkat dari melihat sampul depannya terlebih dahulu. Di bagian sampul ‘Kunci’ terdapat lukisan oleh Rosalia Hening Wijayanti, yang tidak lain adalah istri TS Pinang sendiri. Saya sangat tertarik dengan lukisan ini. Kalau saya gemar mengklasifikan sesuatu menjadi 3 bagian, yaitu: hitam, […]

Continue Reading

Jubah Burgundy

: ts pinang seperti liuk semburan grafiti di pucuk-pucuk jemarimu hai, pejalan lelah dalam hangat jubah burgundy diam rumput adalah dendang paling tuah paling merdu percik luka sepanjang tahun diam-diam kau tabung, sebentar lagi sebentar lagi satu gelas jus paling manis akan terapung mari, selagi malam belum lewat tangkupkan lagu rindu, dan derak puisi dalam […]

Continue Reading

Titik Nol pada Garis Bilangan Waktu

:buat TSP Benar memang. Bangun itu, titik nol pada garis bilangan waktu. Kau terjaga lalu berdiri tegak di atas sajadah. bilangan itu bergeser sepuluh satuan ke sisi kananmu. Kau mandi, membersihkan badan, ke kanan sepuluh satuan, bergeser lagi bilangan itu. Kau sapu lantai kamar, kau lipat selimut dan kau padamkan lampu setelah membuka daun jendela, […]

Continue Reading